Menu

Mode Gelap
Menolak Reduksi Makna Pendidikan: Kritik Tajam dan Solusi atas Wacana Pembubaran Program Studi Peran Komunikasi Eefektif Untuk Meningkatkan Kinerja Tim dalam Organisasi Punden Joko Dolog Tritik Masih Jadi Incaran Oknum Pelaku Spiritual Komunitas Kotasejuk Temukan Fosil, Diduga Cranium Tengkorak Manusia Purba Terpilih Jadi Ketua DPC PDIP Nganjuk 2025 – 20230, Marhaen Djumadi Hendak Evaluasi Kinerja Partainya Museum Tritik: Apa yang Diungkapkan Bumi, Kita Bertanggung Jawab untuk Melestarikannya

Birokrasi

Yuk..! Belajar Restorasi Arsip Rusak di Dinas Arpus Nganjuk

badge-check


					Foto. Petugas Dinas Arpus Nganjuk mempraktikkan cara restorasi arsip yang rusak kepada pelajar Perbesar

Foto. Petugas Dinas Arpus Nganjuk mempraktikkan cara restorasi arsip yang rusak kepada pelajar

Nganjuk, anjukzone.id – Sejak tahun 2019, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Arpus) Kabupaten Nganjuk memiliki program yang namanya “Nganjuk Sip”. Yaitu, ”Ing Gallery Nganjuk Sinau Arsip”

Kegiatan yang melibatkan pelajar jenjang sekolah menengah pertama dan sekolah menengah atas ini merupakan inovasi dari Dinas Arpus Kabupaten Nganjuk.

Betapa pentingnya pengelolaan dan penataan arsip sejak dini, dinas yang beralamat di Jalan Diponegoro dan Mastrip Nganjuk ini,  secara intensif melakukan kegiatan sosialisasi kepada sejumlah pelajar di Nganjuk.

Tujuan kegiatan Ing Nganjuk Sinau Arsip, untuk meningkatkan wawasan dan pengetahuan pelajar tentang pengelolaan dan penataan arsip agar pelajar terbiasa menyimpan arsip dengan baik.

“Program ini yang kemudian disebut manajemen kearsipan,” ujar Rusminah, S.E., M.Si., Kepala Bidang Dinas Arpus Kabupaten Nganjuk, 06 November 2024.

Foto. Rusminah, S.E., M.Si., Kepala Bidang Dinas Arpus Nganjuk

Selain kegiatan sosialisasi, juga ditunjukkan koleksi arsip kuno berupa produk hukum pemerintahan Kolonial Belanda.

Di antara kegiatan sosialisasi, dinas ini juga menayangkan film dokumenter perjuangan 10 November 1945.

“Agar pelajar  memiliki jiwa patriotisme yang besar setelah menonton tayangan film perjuangan 10 November 1945,” jelas Rusminah.

Masih ada satu lagi program “Ing Nganjuk Sinau Arsip” yang lebih menarik pada kegiatan kunjung gallery, yaitu berupa “tour depo arsip”.

Pada kegiatan tour depo arsip ini, pelajar dapat belajar tentang proses pengelolaan arsip, penyimpanan arsip in-aktif, arsip media baru, penyimpanan arsip statis, dan merestorasi arsip.

Pada ruang restorasi arsip ini, pengunjung ditunjukkan proses restorasi arsip yang sudah rusak. sehingga arsip-arsip penting dapat kembali terjaga keutuhan fisiknya.

“Program Nganjuk Sip juga mengajarkan bagaimana menyimpan arsip dengan baik dan benar agar tahan lama,” pungkasnya.

Reporter : Sukadi

Editor: Deasy

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Menolak Reduksi Makna Pendidikan: Kritik Tajam dan Solusi atas Wacana Pembubaran Program Studi

29 April 2026 - 00:03 WIB

Punden Joko Dolog Tritik Masih Jadi Incaran Oknum Pelaku Spiritual

3 April 2026 - 12:44 WIB

Menhir di Punden Joko Dolog (Foto_sukadi)

Komunitas Kotasejuk Temukan Fosil, Diduga Cranium Tengkorak Manusia Purba

30 Desember 2025 - 09:32 WIB

Terpilih Jadi Ketua DPC PDIP Nganjuk 2025 – 20230, Marhaen Djumadi Hendak Evaluasi Kinerja Partainya

21 Desember 2025 - 22:27 WIB

Museum Tritik: Apa yang Diungkapkan Bumi, Kita Bertanggung Jawab untuk Melestarikannya

20 Desember 2025 - 00:52 WIB

Trending di Budaya