Menu

Mode Gelap
Komunitas Kotasejuk Temukan Fosil, Diduga Cranium Tengkorak Manusia Purba Terpilih Jadi Ketua DPC PDIP Nganjuk 2025 – 20230, Marhaen Djumadi Hendak Evaluasi Kinerja Partainya Museum Tritik: Apa yang Diungkapkan Bumi, Kita Bertanggung Jawab untuk Melestarikannya PWI Nganjuk Peduli Ekologi, Tanam Ribuan Pohon Antisipasi Bencana Hidrometeorologi Ditemukan Sarkopagus Megalitukum di Hutan Tritik, TACB Nganjuk Segerakan Masuk Dapobud TACB Gresik Rekomendasikan 4 Objek di Kompleks Makam Puspanegara dan 3 Panji Sidayu Jadi Cagar Budaya Kabupaten

Birokrasi

Warga Desa Tritik dan Anggota Kotasejuk Bertemu Menteri Kebudayaan Fadli Zon, Begini Ceritanya

badge-check


					Warga Desa Tritik dan anggota Kotasejuk didampingi oleh Kepala Dinas Disporabudpar Kabupaten Nganjuk, Kabid Kebudayaan, Kasubag Umum dan staf, perangkat Desa Tritik, serta KGPH Dharu Kusumo beserta istri,  Olivia Zalianti (foto_doc Dinas porabudpar nganjuk) Perbesar

Warga Desa Tritik dan anggota Kotasejuk didampingi oleh Kepala Dinas Disporabudpar Kabupaten Nganjuk, Kabid Kebudayaan, Kasubag Umum dan staf, perangkat Desa Tritik, serta KGPH Dharu Kusumo beserta istri, Olivia Zalianti (foto_doc Dinas porabudpar nganjuk)

Nganjuk, anjukzone.id – Warga Desa Tritik, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur dan sejumlah anggota Komunitas Pecinta Sejarah dan Ekologi Nganjuk (Kotasejuk) mendapat kehormatan untuk dapat bertemu langsung Menteri Kebudayaan Fadli Zon di ruang kerjanya, Kamis, 09 Oktober 2025, pukul 15.00 WIB – 16.00 WIB.

Warga Desa Tritik dan anggota Kotasejuk didampingi oleh Kepala Dinas Disporabudpar Kabupaten Nganjuk, Kabid Kebudayaan, Kasubag Umum dan staf, perangkat Desa Tritik, serta KGPH Dharu Kusumo beserta istri,  Olivia Zalianti. Di hadapan Menteri Kebudayaan Fadli Zon, rombongan asal Nganjuk melalui Dinas Porabudpar Kabupaten Nganjuk tersebut menyampaikan beberapa program tentang pengembangan kebudayaan, pengenalan potensi sejarah dan cagar budaya yang ada di Kabupaten Nganjuk.

Warga Desa Tritik dan Anggota Kotasejuk foto bersama Menteri Kebudayaan Fadli Zon (foto_doc Disporabudpar Nganjuk)

Kabid Kebudayaan Disporabudpar Kabupaten Nganjuk, Amin Fuadi, menjelaskan pertemuan dengan Menteri Kebudayaan Fadli Zon di Jakarta tersebut dikemas dalam bentuk audiensi. Sedikitnya ada empat agenda yang dipaparkan di hadapan Menteri Fadli Zon, yakni; penyampaian proposal berbagai kegiatan kebudayaan yang diharapkan dapat dibawa ke Nganjuk. Berikutnya, mengenalkan potensi sejarah serta proses pembangunan Museum Prasejarah Nganjuk. Selanjutnya, memaparkan rencana ekskavasi fosil Stegodon yang ditemukan di kawasan hutan Tritik.

”Fosil tersebut berpotensi lengkap dan memiliki nilai ilmiah penting bagi penelitian prasejarah,” jelas Amin Fuadi dikonfirmasi usai audiensi dengan Menteri Fadli Zon.

Menteri Kebudayaan Fadli Zon memperhatikan kenang-kenangan yang dari Nganjuk (foto_doc Disporabudpar Nganjuk)

Dalam pertemuan itu, turut diserahkan sejumlah materi dan artefak kepada Menteri Kebudayaan. Di antaranya materi paparan proposal kegiatan, fosil dan artefak dari Hutan Tritik, dua batu berlian lansdaleite meteorit, serta wayang Timplong tokoh Dewi Sekartaji.

Amin menambahkan, di hadapan Menteri Fadli Zon, pihaknya juga menyampaikan peran penting komunitas Kotasejuk dalam proses penemuan dan penyelamatan fosil Stegodon di Tritik.

“Kami sampaikan bahwa penemuan awal dan langkah-langkah penyelamatan dilakukan bersama komunitas Kotasejuk yang selama ini aktif menjaga dan mendokumentasikan situs-situs sejarah di Nganjuk,” tambahnya.

Sebelumnya, Disporabudpar Nganjuk juga telah melakukan paparan proposal pengajuan di hadapan Direktur Sarana dan Prasarana, Fery Arlian, serta Direktur Pemberdayaan Nilai Budaya dan Fasilitas Kekayaan Intelektual Yayuk Sri Budi Rahayu.

Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyambut baik pemaparan tersebut dan menunjukkan antusiasme terhadap potensi kebudayaan Nganjuk. Ia bahkan menyatakan keinginannya untuk datang langsung ke Nganjuk guna melihat proses ekskavasi fosil Stegodon. Jika temuan tersebut terbukti lengkap, pihaknya berencana membuat replikanya untuk dipamerkan di Museum Nasional.

Sementara itu, para direktur di lingkungan Kementerian menyampaikan apresiasi atas inisiatif audiensi dari Dinas Porabudpar Kabupaten Nganjuk. Dari total 23 proposal kegiatan yang diterima kementerian, 11 di antaranya berasal dari Kabupaten Nganjuk.

Reporter : Sukadi

Editor: Deasy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Komunitas Kotasejuk Temukan Fosil, Diduga Cranium Tengkorak Manusia Purba

30 Desember 2025 - 09:32 WIB

Terpilih Jadi Ketua DPC PDIP Nganjuk 2025 – 20230, Marhaen Djumadi Hendak Evaluasi Kinerja Partainya

21 Desember 2025 - 22:27 WIB

Museum Tritik: Apa yang Diungkapkan Bumi, Kita Bertanggung Jawab untuk Melestarikannya

20 Desember 2025 - 00:52 WIB

PWI Nganjuk Peduli Ekologi, Tanam Ribuan Pohon Antisipasi Bencana Hidrometeorologi

18 Desember 2025 - 23:59 WIB

Ditemukan Sarkopagus Megalitukum di Hutan Tritik, TACB Nganjuk Segerakan Masuk Dapobud

18 Desember 2025 - 11:35 WIB

Trending di Budaya