Menu

Mode Gelap
Komunitas Kotasejuk Temukan Fosil, Diduga Cranium Tengkorak Manusia Purba Terpilih Jadi Ketua DPC PDIP Nganjuk 2025 – 20230, Marhaen Djumadi Hendak Evaluasi Kinerja Partainya Museum Tritik: Apa yang Diungkapkan Bumi, Kita Bertanggung Jawab untuk Melestarikannya PWI Nganjuk Peduli Ekologi, Tanam Ribuan Pohon Antisipasi Bencana Hidrometeorologi Ditemukan Sarkopagus Megalitukum di Hutan Tritik, TACB Nganjuk Segerakan Masuk Dapobud TACB Gresik Rekomendasikan 4 Objek di Kompleks Makam Puspanegara dan 3 Panji Sidayu Jadi Cagar Budaya Kabupaten

News

Lokakarya TACB Nasional 2025 Optimalkan Kajian Rekomendasi Cagar Budaya

badge-check


					Lokakarya TACB Nasional 2025 (foto_doc_tacb_nas_2025) Perbesar

Lokakarya TACB Nasional 2025 (foto_doc_tacb_nas_2025)

Jakarta, anjukzone.id – Guna meningkatkan kualitas luaran tugas Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) dalam menghasilkan kajian rekomendasi cagar budaya, Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia menyelenggarakan Lokakarya TACB Nasional 2025. Lokarkarya bertema, “Tata Kelola Kajian Rekomendasi Cagar Budaya” digelar di Hotel Kristal, Jakarta Selatan, pada 23–27 November 2025.

Sedikitnya, lokakarya diikuti oleh 150 anggota TACB terpilih dari 400 pendaftar. Mereka diseleksi dari 75 kabupaten/kota seluruh Indonesia.

I Made Dharma Suteja, S.S., M.Si., Direktur Warisan Budaya, Dirjen Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi Kemenbud RI menyampaikan bahwa Lokakarya TACB 2025 ini adalah kali pertama diselenggarakan. Tujuannya sebagai sarana silaturahmi sesama TACB di tingkat kabupaten/kota sehingga mereka bisa saling mengenal. Tujuan berikutnya, untuk memperoleh data yang sebenarnya, berapa TACB yang masih ada dan yang masih aktif di kabupaten / kota.

Presentasi Hasil Kajian Rekomendasi Penetapan dan Pemeringkatan Grup Ruby 1 Kelompok 5 (foto_nara)

“Dan tentu ini menjadi sangat penting dan strategis,” jelas I Made Dharma  usai membuka Lokakarya TACB 2025 pada Minggu malam, 23 November 2025.

Semoga, lanjutnya, kegiatan ini bisa berlangsung di tahun-tahun depan. Pasalnya, momentum seperti ini adalah sangat tepat.

“Mengingat banyak sekali objek yang diduga cagar budaya yang harus kita tetapkan mulai dari kabupaten kota, provinsi bahkan menjadi peringkat nasional nanti,” tambahnya.

Surya Helmi, Ketua Umum Perkumpulan Tenaga Ahli Pelestarian Cagar Budaya Indonesia (PTAP-CBI) menegaskan, Lokakarya TACB Nasional 2025 penting untuk meningkatkan profesionalisme dan kompetensi TACB seluruh Indonesia agar dapat menghimpun TACB-TACB yang ada di seluruh Indonesia.

“Ini suatu kegiatan yang pertama dilakukan oleh Direktorat Warisan Budaya kerjasama dengan Tim Ahli Cagar Budaya Nasional. Saya rasa ini positif dan ini bisa dilanjutkan untuk masa-masa yang akan datang,” katanya.

Pleno Kelompok 5 Grup Ruby 1_(foto_doc)

Peserta lokakarya TACB asal Kota Pematang Siantar, Kusma Erizal Ginting, SH., menyampaikan, ada beberapa materi yang didapat selama lokakarya. Diantaranya, meliputi penyajian materi sesi presentasi naskah rekomendasi penetapan dan pemeringkatan cagar budaya. Penyajian materi disampaikan secara pleno di hadapan seluruh peserta dan narasumber.

“Lokakarya ini menjadi momen krusial untuk mendorong penguatan tata kelola cagar budaya dan meningkatkan peran TACB dalam melestarikan warisan budaya di daerah masing-masing,” jelasnya.

Hanya saja, lokakarya serupa tidak cukup berhenti pada tahun ini. Pada tahun-tahun mendatang seyogyanya dapat menjangkau bagi seluruh TACB kabupaten/kota di Indonesia.

“Ini bisa menjadi persamaan persepsi antara di pusat dengan di daerah dalam menyusun kajian rekomendasi penetapan dan pemeringkatan,” pungkas peserta yang juga Ketua TACB Pemantang Siantar ini.

Reporter : Sukadi

Editor : Deasy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Komunitas Kotasejuk Temukan Fosil, Diduga Cranium Tengkorak Manusia Purba

30 Desember 2025 - 09:32 WIB

Terpilih Jadi Ketua DPC PDIP Nganjuk 2025 – 20230, Marhaen Djumadi Hendak Evaluasi Kinerja Partainya

21 Desember 2025 - 22:27 WIB

Museum Tritik: Apa yang Diungkapkan Bumi, Kita Bertanggung Jawab untuk Melestarikannya

20 Desember 2025 - 00:52 WIB

PWI Nganjuk Peduli Ekologi, Tanam Ribuan Pohon Antisipasi Bencana Hidrometeorologi

18 Desember 2025 - 23:59 WIB

Ditemukan Sarkopagus Megalitukum di Hutan Tritik, TACB Nganjuk Segerakan Masuk Dapobud

18 Desember 2025 - 11:35 WIB

Trending di Budaya