Menu

Mode Gelap
Komunitas Kotasejuk Temukan Fosil, Diduga Cranium Tengkorak Manusia Purba Terpilih Jadi Ketua DPC PDIP Nganjuk 2025 – 20230, Marhaen Djumadi Hendak Evaluasi Kinerja Partainya Museum Tritik: Apa yang Diungkapkan Bumi, Kita Bertanggung Jawab untuk Melestarikannya PWI Nganjuk Peduli Ekologi, Tanam Ribuan Pohon Antisipasi Bencana Hidrometeorologi Ditemukan Sarkopagus Megalitukum di Hutan Tritik, TACB Nganjuk Segerakan Masuk Dapobud TACB Gresik Rekomendasikan 4 Objek di Kompleks Makam Puspanegara dan 3 Panji Sidayu Jadi Cagar Budaya Kabupaten

Budaya

Fosil Stegodon Tritik Usia 800 Ribu Tahun Digadang Jadi Aset Negara

badge-check


					Kepala Dinas Porabudpar Kabupaten Nganjuk Gunawan Widagdo kunjungi kegiatan ekskavasi fosil stegodon di Hutan Tritik (foto_sukadi) Perbesar

Kepala Dinas Porabudpar Kabupaten Nganjuk Gunawan Widagdo kunjungi kegiatan ekskavasi fosil stegodon di Hutan Tritik (foto_sukadi)

Nganjuk, anjukzone.id – Kegiatan ekskavasi mendapat kunjungan dari Kepala Dinas Porabudpar Kabupaten Nganjuk Gunawan Widagdo. Kegiatan ekskavasi fosil stegodon, pemerintah daerah kabupaten Nganjuk tidak hanya melibatkan tim dari Badan Geologi Bandung dan Komunitas Kotasejuk, tapi juga melibatkan warga Desa Tritik.

Menurut Gunawan Widagdo, apabila hasil ekskavasi fosil gajah purba jenis stegodon ini dapat ditemukan utuh untuk satu individu, digadang-gadang dapat menjadi asset nasional.

“Temuan fosil gajah purba jenis stegodon ini dapat mengangkat nama baik Kabupaten Nganjuk di bidang budaya purba ke tingkat Nasional bahkan internasional,” harapnya.

Ketua Tim Ekskavasi Fosil Gajah purba jenis Stegodon Unggul Prasetyo Wibowo menyampaikan, kegiatan ekskavasi di hutan Tritik, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Nganjuk ini adalah kelanjutan dari kegiatan yang sama pada tahun 2024 yang lalu.

Menurut seorang peneliti dan ilmuwan geologi dari Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral ini, pertama kali fosil Gajah jenis stegodon ditemukan saat melakukan survei di kawasan hutan Tritik. Saat itu, tim dari Badan Geologi Bandung bersama tim dari Dinas Porabudpar Kabupaten Nganjuk didampingi oleh Komunitas Peccinta Sejarah dan Ekologi Nganjuk atau Kotasejuk menemukan fosil yang mencuat di permukaan tanah.

“Setelah dikorek lebih dalam, ternyata fosil gajah purba yang diperkirakan telah berumur 800 ribu tahun,” jelas Unggul.

Reporter : Sukadi

Editor: Deasy

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Komunitas Kotasejuk Temukan Fosil, Diduga Cranium Tengkorak Manusia Purba

30 Desember 2025 - 09:32 WIB

Terpilih Jadi Ketua DPC PDIP Nganjuk 2025 – 20230, Marhaen Djumadi Hendak Evaluasi Kinerja Partainya

21 Desember 2025 - 22:27 WIB

Museum Tritik: Apa yang Diungkapkan Bumi, Kita Bertanggung Jawab untuk Melestarikannya

20 Desember 2025 - 00:52 WIB

PWI Nganjuk Peduli Ekologi, Tanam Ribuan Pohon Antisipasi Bencana Hidrometeorologi

18 Desember 2025 - 23:59 WIB

Ditemukan Sarkopagus Megalitukum di Hutan Tritik, TACB Nganjuk Segerakan Masuk Dapobud

18 Desember 2025 - 11:35 WIB

Trending di Budaya