Nganjuk, anjukzone.id – Akibat dari melihat berita yang sedang viral di media sosial tentang penemuan fosil gajah purba Stegodon di Nganjuk, Wakil Wali Kota Palangkaraya nekad datang ke Museum Anjukladang Nganjuk.
Wakil Wali Kota Palangkaraya Kalimantan Tengah Achmad Zaini ini datang bersama rombongan langsung disambut Oleh Wakil Bupati Nganjuk Trihandy Cahyo Saputro dan didampingi oleh Kabid Kebudayaan Dinas Porabudpar Nganjuk Amin Fuadi pada Selasa, 4 November 2025.

Kepada Wakil Walikota Palangkaraya, Wakil Bupati Nganjuk menyampaikan bahwa kondisi temuan fosil stegodon sudah siap untuk dikirim ke Badan Geologi Bandung untuk dilakukan konservasi.
“Rencananya nanti dibuatkan dua replika, yang satu diletakkan di museum purba Tritik, dan satunya lagi diletakkan di lokasi penemuan,” jelas Trihandy.
Menurut Trihandy, temuan fosil gajah purba dari Hutan Tiritk, Kecamatan Rejoso ini terbilang paling lengkap sepanjang temuan fosil binatang purba yang ada di Nganjuk.
“Mulai dari tulang rahang, gading, tulang kaki, tulang ekor, tulang rusuk, dan masih banyak sudah ditemukan,” tambahnya.
Wakil Wali Kota Palangkaraya Kalimantan Tengah Achmad Zaini menyampaikan bahwa di Kalimantan sulit untuk ditemukan fosil binatang purba. Selain struktur geologinya gambut, kondisi tananhnya terlalu asam. Sehingga berpengaruh terhadap proses fosilisasi tulang binatang purba.
“Kalau memang pernah ditemukan fosil tapi tidak bisa jadi fosil, karena tanahnya gambut dan tingkat keasamannya sangat tinggi,” terang Achmad Zaini.
Reporter : Sukadi
Editor : Deasy









