Menu

Mode Gelap
Komunitas Kotasejuk Temukan Fosil, Diduga Cranium Tengkorak Manusia Purba Terpilih Jadi Ketua DPC PDIP Nganjuk 2025 – 20230, Marhaen Djumadi Hendak Evaluasi Kinerja Partainya Museum Tritik: Apa yang Diungkapkan Bumi, Kita Bertanggung Jawab untuk Melestarikannya PWI Nganjuk Peduli Ekologi, Tanam Ribuan Pohon Antisipasi Bencana Hidrometeorologi Ditemukan Sarkopagus Megalitukum di Hutan Tritik, TACB Nganjuk Segerakan Masuk Dapobud TACB Gresik Rekomendasikan 4 Objek di Kompleks Makam Puspanegara dan 3 Panji Sidayu Jadi Cagar Budaya Kabupaten

Headline

SMPN 3 Tanjunganom Terapkan Metode MPLS Humanis, Fokus pada Karakter, Minat dan Bakat

badge-check


					Penyematan tanda peserta MPLS SMPN 3 Tanjunganom (insert: Wiwik Wasilatinikmah. S.Pd., M.Si., Kepala SMPN 3 Tanjunganom) (Foto_asep) Perbesar

Penyematan tanda peserta MPLS SMPN 3 Tanjunganom (insert: Wiwik Wasilatinikmah. S.Pd., M.Si., Kepala SMPN 3 Tanjunganom) (Foto_asep)

Nganjuk, anjukzone.id – SMP Negeri 3 Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk menggelar Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Kegiatan ini menjadi langkah awal bagi siswa-siswi baru dalam memasuki jenjang pendidikan menengah pertama.

MPLS dibuka pada Senin 14 Juli 2025, ditandai dengan penyematan tanda peserta usai melaksanakan upacara bendera di halaman sekolah. Dilanjutkan dengan sejumlah kegiatan terjadwal yang akan berlangsung hingga Jum’at 18 Juni 2025. Sedikitnya 124 siswa baru dari 4 rombongan belajar, mengikuti kegiatan MPLS di SMP Negeri 3 Tanjunganom tahun ajaran 2025 / 2026.

Materi MPLS yang diberikan diantaranya, perkenalan pendidik dan tenaga kependidikan, ekstrakurikuler, intrakurikuler, kokuriler, penguatan karakter, 7 kebiasaan anak Indonesia, edukasi terkait bahaya Narkotika Psikotropika dan Zat Adiktif lainnya (NAPZA), bahaya pornografi, bahaya judi online, pencegahan kekerasan dan bullying di sekolah.

Menurut Kepala SMP Negeri 3 Tanjunganom Nganjuk, Wiwik Wasilatinikmah. S.Pd., M.Si., MPLS pada prinsipnya dikenalkan dengan lingkungan sekolah, baik berupa fisik maupun non fisik.

Siswa-siswi yang mengikuti MPLS tidak hanya mendapatkan metari dalam kelas, namun juga luar kelas. Hal ini dilakukan  agar siswa-siswi tertarik mengikuti MPLS dengan penuh kegembiraan namun juga mendapatkan manfaatnya. Dengan adanya MPLS maka dapat menumbuhkan kekeluargaan antar sesama siswa-siswi baru, kakak kelas serta para pendidik dan tenaga kependidikan.

“Ini merupakan MPLS yang ramah atau menyenangkan bagi para siswa-siswi. Sehingga tidak ada bullying maupun kekerasan dalam bentuk apapun,” katanya, Senin 14 Juli 2025.

SMP Negeri 3 Tanjunganom Kabupaten Nganjuk mengutamakan pendidikan karakter, seperti mematuhi tata tertib yang ada di sekolah, menghargai orang yang lebih tua, menghargai perbedaan pendapat, dan hal positif lainnya.

Selain itu, melalui MPLS para siswa-siswi didorong untuk berprestasi sesuai dengan bakat dan minatnya. SMP Negeri 3 Tanjunganom Kabupaten Nganjuk menghargai para siswa-siswi yang telah berupaya melakukan hal postif salah satunya dengan mentaati peraturan sekolah. Serta tidak hanya memandang siswa-siswinya dari nilai akademis, namun juga ahlak siswa-siswinya..

“Jangan khawatir, semua anak bisa berprestasi,” tegasnya.

Diharapkan para siswa-siswi dapat mengikuti MPLS dengan penuh semangat, sehingga dapat menyerap materi dengan baik. Para guru akan terus mendorong agar siswa-siswi SMP 3 Tanjunganom Kabupaten Nganjuk terus berprestasi sesuai dengan minat maupun bakatnya. (sep/skd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Komunitas Kotasejuk Temukan Fosil, Diduga Cranium Tengkorak Manusia Purba

30 Desember 2025 - 09:32 WIB

Terpilih Jadi Ketua DPC PDIP Nganjuk 2025 – 20230, Marhaen Djumadi Hendak Evaluasi Kinerja Partainya

21 Desember 2025 - 22:27 WIB

Museum Tritik: Apa yang Diungkapkan Bumi, Kita Bertanggung Jawab untuk Melestarikannya

20 Desember 2025 - 00:52 WIB

PWI Nganjuk Peduli Ekologi, Tanam Ribuan Pohon Antisipasi Bencana Hidrometeorologi

18 Desember 2025 - 23:59 WIB

Ditemukan Sarkopagus Megalitukum di Hutan Tritik, TACB Nganjuk Segerakan Masuk Dapobud

18 Desember 2025 - 11:35 WIB

Trending di Budaya