Menu

Mode Gelap
Menolak Reduksi Makna Pendidikan: Kritik Tajam dan Solusi atas Wacana Pembubaran Program Studi Peran Komunikasi Eefektif Untuk Meningkatkan Kinerja Tim dalam Organisasi Punden Joko Dolog Tritik Masih Jadi Incaran Oknum Pelaku Spiritual Komunitas Kotasejuk Temukan Fosil, Diduga Cranium Tengkorak Manusia Purba Terpilih Jadi Ketua DPC PDIP Nganjuk 2025 – 20230, Marhaen Djumadi Hendak Evaluasi Kinerja Partainya Museum Tritik: Apa yang Diungkapkan Bumi, Kita Bertanggung Jawab untuk Melestarikannya

Budaya

Warga Tionghoa Nganjuk Bagi Takjil Dimeriahkan Atraksi Barongsai

badge-check


					Bagi-bagi takjil juga dimeriahkan dengan atraksi barongsai di depan sekretariat PSMTI (foto_sukadi) Perbesar

Bagi-bagi takjil juga dimeriahkan dengan atraksi barongsai di depan sekretariat PSMTI (foto_sukadi)

Nganjuk, anjukzone.id – Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kabupaten Nganjuk menggelar aksi sosial bagi-bagi takjil bagi masyarakat umum, di sepanjang Jalan Raya A. Yani, Nganjuk, pada Rabu sore, 19 Maret 2025.

Sedikitnya ada 540 paket makanan dan minuman takjil dibagikan dalam kegiatan tersebut. Para pengurus dan anggota PSMTI Nganjuk turun ke jalan untuk membagikan paket takjil.

Menariknya, kegiatan bagi-bagi takjil juga dimeriahkan dengan atraksi barongsai di depan sekretariat PSMTI yang baru saja diresmikan.

Menurut Ketua PSMTI Nganjuk Hendri Lucky SH, bahwa kegiatan bagi-bagi takjil ini selain sebagai bentuk kepedulian sosial dan merawat kerukunan antar umat beragama, juga menjadi ungkapan syukur atas peresmian sekretariat perdana PSMTI Kabupaten Nganjuk.

Para pengurus dan anggota PSMTI Nganjuk turun ke jalan untuk membagikan paket takjil(foto_sukadi)

 

Selain bagi-bagi takjil dan meresmikan sekretariat baru,  PSMTI Kabupaten Nganjuk juga melakukan kegiatan untuk jangka Panjang berupa kursus Bahasa Mandarin Yù Hé Chinese Course.

“Tujuan dibukanya Yù Hé Chinese Course ini untuk jangka Panjang karena sangat strategis mengingat Bahasa Mandarin kini menjadi bahasa internasional, khususnya di bidang perdagangan,” jelasnya.

Peresmian sekretariat perdana PSMTI Kabupaten Nganjuk(foto_sukadi)

Ia menjelaskan, kursus ini terbuka untuk umum. Tidak hanya bagi masyarakat Tionghoa, tetapi juga bagi siapa saja yang ingin mempelajari bahasa Mandarin. Termasuk para pekerja migran yang akan bekerja di negara-negara berbahasa Mandarin.

Wakil Sekretaris PSMTI Jawa Timur, Liong Pascariana, menyampaikan apresiasinya atas kegiatan yang diselenggarakan oleh PSMTI Nganjuk. Ia berharap, kehadiran PSMTI Nganjuk dapat memberi warna dan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah.

Liong Pascariana juga mengapresiasi berdirinya Yù Hé Chinese Course PSMTI Nganjuk. Di mana, tak hanya bisa melatih para pekerja migran, tetapi juga bisa membina generasi penerus PSMTI agar tidak melupakan akar budaya mereka.

“Kami berharap, PSMTI dapat terus berkontribusi dalam melestarikan budaya dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan bagi-bagi takjil dan peresmian sekretariat baru PSMTI Nganjuk ini mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Banyak warga yang merasa senang dan terbantu dengan adanya kegiatan ini.

Reporter: Sukadi

Editor: Dea

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Menolak Reduksi Makna Pendidikan: Kritik Tajam dan Solusi atas Wacana Pembubaran Program Studi

29 April 2026 - 00:03 WIB

Punden Joko Dolog Tritik Masih Jadi Incaran Oknum Pelaku Spiritual

3 April 2026 - 12:44 WIB

Menhir di Punden Joko Dolog (Foto_sukadi)

Komunitas Kotasejuk Temukan Fosil, Diduga Cranium Tengkorak Manusia Purba

30 Desember 2025 - 09:32 WIB

Terpilih Jadi Ketua DPC PDIP Nganjuk 2025 – 20230, Marhaen Djumadi Hendak Evaluasi Kinerja Partainya

21 Desember 2025 - 22:27 WIB

Museum Tritik: Apa yang Diungkapkan Bumi, Kita Bertanggung Jawab untuk Melestarikannya

20 Desember 2025 - 00:52 WIB

Trending di Budaya